Langsung ke konten utama

3 Instrumen Investasi yang Paling Aman di Masa Krisis

 

Pergerakan harga pasar yang tidak menentu akibat terdampak masa krisis seperti saat ini membuat para investor was-was memikirkan nasib investasinya, terlebih lagi belum bisa dipastikan kapan wabah pandemi COVID-19 ini akan berakhir. Banyak sekali investor yang bingung mengambil keputusan, apakah harus menjual aset investasinya atau tetap mempertahankannya di situasi yang serba tidak menentu seperti ini.

Wabah pandemi ini telah menekan kondisi perekonomian secara global, termasuk juga di Indonesia. Kondisi perekonomian saat ini bisa dikatakan sedang mengalami masa krisis, lalu apakah masih aman berinvestasi meski kondisinya sangat tidak bersahabat seperti ini? Tentu masih aman, asal kita sebagai investor lebih berhati-hati dalam menempatkan dana/modal. Ya, kita harus lebih berhati-hati lagi dalam memilih instrumen investasi karena situasi telah berubah. Kita bisa mempertimbangkan kembali untuk menjual instrumen dengan tingkat risiko yang tinggi dan hanya menyisakan instrumen yang tingkat risikonya rendah sehingga portofolio investasi kita tetap aman. Apa saja instrumen investasi yang tingkat risikonya rendah dan kinerjanya tetap stabil meski berada di tengah kondisi krisis?

Berikut ini beberapa instrumen investasi yang tetap stabil di tengah masa krisis:

1.    Logam Mulia

Sumber gambar: www.anekalogam.co.id

Biasa disebut safe heaven, emas atau logam mulia bisa menjadi alternatif yang bagus bagi para investor untuk dijadikan sebagai instrumen investasi di masa krisis karena harga emas relatif stabil, bahkan dapat melawan inflasi. Sekarang, investasi emas bisa dengan sangat mudah dan praktis melalui aplikasi digital. Saya pribadi saat ini juga sedang berinvestasi emas batangan melalui aplikasi Pegadaian Digital bersama calon istri, tujuannya tentu untuk jangka yang sangat panjang. Ya, emas ini memang instrumen yang cocok untuk investasi jangka panjang, meski tingkat likuiditasnya tinggi atau bisa dicairkan kapan saja.

Perlu diingat bahwa emas memiliki selisih harga jual dan harga beli yang lumayan. Jadi sekali lagi saya tekankan, berinvestasi emas haruslah untuk jangka yang sangat panjang.

2.    SUN/SBN

Sumber gambar: google.com

SUN (Surat Utang Negara), ada pula yang menyebutnya SBN (Surat Berharga Negara) adalah instrumen investasi berupa surat berharga yang dikeluarkan oleh pemerintah dan bisa dikatakan aman karena terlindungi dan terjamin oleh negara sehingga risiko gagal bayarnya rendah. Jenisnya ada banyak, antara lain Obligasi Negara yang meliputi SBR (Savings Bond Ritel), ORI (Obligasi Ritel Indonesia), Sukuk Tabungan, dan Sukuk Ritel.

Meski tingkat risikonya rendah, SUN ini memiliki tingkat likuiditas yang rendah juga, atau tidak bisa dicairkan kapan saja. SUN memiliki jangka waktu pencairan yang telah ditetapkan di awal, bisa 2 atau 3 tahun. Kita juga tidak bisa sewaktu-waktu membeli SUN di pasar modal karena ditawarkan pada periode tertentu saja.

3.    Reksadana Pasar Uang

Sumber gambar: Akseleran.co.id

Reksadana pasar uang memiliki tingkat risiko yang paling rendah dibandingkan dengan jenis reksadana lainnya, tetapi return/imbal hasilnya juga rendah. Low risk low return. Menurut saya, instrumen ini paling cocok untuk dijadikan sebagai wadah modal para investor pada masa krisis seperti ini karena pergerakan harga (NAB-nya) cenderung selalu naik, hampir tidak pernah mengalami penurunan. Bahkan di tengah kondisi yang sedang tidak menentu seperti ini pergerakannya masih sangat stabil. Reksadana pasar uang dinilai sangat cocok untuk investor pemula yang masih begitu konservatif.

Oh iya, kita bisa membeli reksadana pasar uang hanya dengan uang Rp10.000 saja lho, dan tingkat likuiditasnya pun tinggi karena bisa dicairkan kapan saja. Jadi dinilai sangat cocok untuk investasi jangka pendek.

Itulah beberapa instrumen investasi yang bisa dikatakan masih aman untuk digunakan pada masa krisis. Namun perlu diingat juga, memilih instrumen investasi juga harus disesuaikan terlebih dahulu dengan kondisi keuangan masing-masing. Bagaimana pun juga, investasi bukanlah pilihan utama terutama pada masa krisis seperti ini, tetap utamakan untuk menyediakan dana darurat. Sekian, semoga bermanfaat!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investasi Reksadana dengan Mudah Menggunakan Aplikasi Bibit (Cocok untuk Pemula)

Sumber gambar: Bibit.id Halo  Sobat Investor!      Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana mudahnya berinvestasi reksadana secara  online  melalui aplikasi Bibit. Investasi reksadana ini banyak dikatakan sangat cocok sekali untuk pemula karena sangat praktis dan mudah.      Pertama, kalian harus tahu apa itu reksadana. Jadi, apa sih sebenarnya reksadana itu?  Reksadana adalah wadah dana/modal bagi investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di pasar modal. Dana ini kemudian dikelola oleh Manajer Investasi (MI) untuk diinvestasikan ke dalam portofolio investasi seperti pasar uang, obligasi, dan saham.      Jadi sederhananya, kita tinggal setor dana/modal saja untuk diinvestasikan (membeli produk reksadana), kemudian kita tinggal memantau return /imbal hasilnya saja karena dana kita tadi sudah dikelola oleh perusahaan/Manajer Investasi (MI) ...

Download RPP 1 Lembar Bahasa Indonesia Kelas XI SMA Semester Ganjil (Teks Cerita Pendek) Pertemuan kedua

Halo Sobat Guru!  Seperti yang telah kita ketahui, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) 1 lembar merupakan RPP yang disederhanakan sebagai wujud implementasi dari surat edaran Mendikbud No. 14 Tahun 2019 tentang penyederhanaan RPP. Surat edaran tersebut berisi pernyataan bahwa pembuatan RPP harus dilakukan dengan menerapkan 3 prinsip utama, yakni efisien, efektif dan berorientasi pada siswa. Jika sebelumnya RPP berisi 13 komponen, kini RPP 1 lembar ini hanya berisi 3 komponen utama yakni: 1. Tujuan Pembelajaran 2. Langkah-langkah Pembelajaran, dan  3. Penilaian Sebagai guru Bahasa Indonesia di instansi tempat saya bekerja, tentu saya juga harus menyiapkan atau membuat RPP 1 lembar ini. Menurut saya, dengan disederhanakannya RPP menjadi satu lembar ini, tugas para guru akan menjadi lebih ringan khususnya dalam hal persiapan administrasi pembelajaran. Para guru kini bisa lebih fokus dan leluasa untuk memperluas wawasan materi maupun mengembangkan bahan ajar yang akan diberikan...

Hal-hal Penting yang Perlu dilakukan Sebelum Berinvestasi Reksadana

Halo Sobat Investor! Pada era yang serba canggih ini, investasi merupakan hal yang sudah tidak sulit untuk dilakukan oleh siapa pun, apa lagi terkesan menakutkan atau ‘mengintimidasi’ karena dibayangi oleh risiko kerugian. Saat ini, banyak sekali pilihan instrumen investasi yang dapat dijadikan sebagai alternatif untuk mengalokasikan dana para investor—yang dapat diakses dengan mudah secara digital. Semua diproses secara instan dan praktis secara online . Namun, seiring dengan banyaknya kemudahan yang ditawarkan oleh era modern dalam berinvestasi seperti sekarang, semakin banyak pula calon investor yang abai terhadap hal-hal penting yang harus diperhatikan sebelum berinvestasi. Banyak sekali calon investor yang gegabah dan malas meluangkan sedikit waktunya untuk melakukan analisis-analisis sederhana pada instrumen investasi yang mereka pilih sebelum ‘bergelut’ dengannya. Nah , untuk kali ini saya akan membahas mengenai hal-hal penting yang harus diperhatikan   sebelum memulai b...